Tradisi Lokal
Melestarikan tradisi lokal melalui produk olahan bernilai tinggi dari sumber daya alam Kalimantan.
Kalara Borneo merupakan merek dari perusahaan sosial yang berfokus pada pengolahan hasil hutan bukan kayu dari pulau Kalimantan menjadi barang-barang berkualitas tinggi. Kalara Borneo bekerja sama secara langsung dengan masyarakat adat dan petani setempat untuk mengembangkan potensi hasil hutan bukan kayu dari hutan hujan tropis dan hutan rawa gambut di Kalimantan Barat. Kehadiran Kalara Borneo dimaksudkan untuk menjadi wadah dalam menciptakan produk hilir bernilai tambah dalam rantai pasokan hulu-hilir. Kalara Borneo telah meluncurkan beberapa produk autentik yang memungkinkan konsumen untuk menjelajahi cita rasa eksotis Kalimantan, Indonesia.
Menghubungkan Masyarakat Adat Kalimantan dengan Dunia Melalui Inovasi Bernilai Tambah
Karena masalah logistik yang rumit, para petani dan masyarakat adat di Kalimantan Barat, Indonesia, menghadapi tantangan besar dalam mengakses pasar langsung. Hal ini menyebabkan beberapa kesulitan dalam menjual komoditas mereka. Kalara Borneo berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan ini dengan menciptakan pasar yang lebih dekat dan lebih mudah diakses. Melalui produk-produk bernilai tambah seperti buah maram dan kakao, kami menghubungkan masyarakat lokal kami dengan konsumen akhir sambil memastikan efisiensi distribusi. Lebih jauh lagi, kami menjamin harga yang wajar bagi masyarakat lokal, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan. Kalara Borneo berkontribusi untuk melestarikan tradisi lokal dan ekosistem sambil membawa cita rasa unik Kalimantan ke khalayak yang lebih luas.
Melestarikan tradisi lokal melalui produk olahan bernilai tinggi dari sumber daya alam Kalimantan.
Menciptakan akses pasar yang lebih dekat dengan masyarakat lokal dan menjadi jembatan untuk memasarkan produk ke pasar internasional.
Perdagangan yang adil dan kemitraan bisnis berbasis lingkungan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
Memajukan produk sehat melalui R&D dan inovasi berbasis makanan super.
Empat pilar yang kami jaga dari hulu hingga hilir, dari kebun komunitas hingga mitra B2B.
Berfokus pada dua produk hutan bukan kayu dari Kalimantan, yaitu Kakao di hutan hujan tropis dan Maram di rawa gambut. Memanfaatkan lahan yang ada untuk kakao yang ditanami secara tumpang sari di tengah perkebunan karet monokultur dan memaksimalkan buah maram yang berbuah melimpah sepanjang tahun. Berkontribusi pada peralihan perkebunan monokultur menjadi agroforestri, berkontribusi pada pencegahan alih fungsi lahan, dan berkontribusi pada penurunan persentase deforestasi.
Mengolah hasil hutan non-kayu dari Kalimantan menjadi produk hilir bernilai tinggi. Menjadi supplier dan mendistribusikan produk ke mitra B2B seperti hotel, restoran, kafe, reseller, atau bentuk kemitraan lainnya.
Pembelian hasil produksi komoditas petani tanpa jumlah minimum (MoQ) untuk menampung hasil panen skala kecil oleh petani kecil. Menyediakan layanan untuk pengujian kualitas biji kakao fermentasi, pemeringkatan, penyortiran, dan standarisasi kualitas lainnya. Standar kualitas dapat disesuaikan dengan permintaan pembeli untuk pasar komersial dan pasar kerajinan.
Memberikan layanan konsultasi untuk pembibitan, budidaya, praktik pertanian yang baik (GAP), dan pasca panen bagi perorangan, kelompok tani, dan berbagai organisasi. Membantu dalam merancang dan menerapkan prosedur operasi standar (SOP) untuk meningkatkan kualitas dan konsistensi kuantitas dan kualitas produksi.
Tujuh tahap. Satu jalur. Tiap mata rantai memberi nilai pada yang berikutnya.
Yohana Tamara, yang dikenal sebagai Ara, adalah perempuan Dayak dari Kalimantan Barat. Pakar rantai nilai dan wirausaha sosial dengan lebih dari tujuh tahun pengalaman di pertanian regeneratif, ketahanan iklim, dan pengembangan komunitas pedesaan.
Ara membangun kemitraan dengan petani, masyarakat adat, koperasi, LSM, lembaga pemerintah, dan organisasi internasional. Berakar pada budaya dan lingkungannya, ia mengarahkan Kalara Borneo sebagai bisnis berdampak yang menghubungkan produksi lokal dengan permintaan global.
Pendidikan: Sarjana Akuntansi dari Universitas Swinburne (Malaysia) dan MSc Kewirausahaan dari Universitas Liverpool (Inggris), dengan spesialisasi wirausaha sosial. Keahliannya berfokus pada inovasi hasil hutan non-kayu untuk meningkatkan nilai di sepanjang rantai pasok.
"Chocolate can protect a forest. Every bar protects a forest."
Bergabunglah dengan kami dalam menciptakan dampak nyata, baik melalui pemberdayaan masyarakat setempat atau membantu kami memperkenalkan produk kami kepada khalayak yang lebih luas. Jadilah mitra penjualan kami atau berkolaborasi untuk memasok produk setengah jadi berkualitas untuk hotel, restoran, atau kafe Anda. Mari kita tumbuh bersama melalui kolaborasi yang bermakna.