Sustainability

Our Commitment to Sustainability

Good Value Chain Practices · Restoring Balance Through Agroforestry · Empowering Communities

Perjalanan Kami 2021-2026

Dari Kalimantan ke Dunia

Bukan janji di atas kertas. Angka-angka ini lahir dari kerja lapangan bersama petani, kolektif perempuan, dan komunitas adat Kalimantan.

  • Produksi Kakao +50% Peningkatan produksi biji kakao terfermentasi
  • Nilai Tambah Harga biji kakao terfermentasi
  • Pendapatan Petani +50% Pasar langsung dan Fair Trade
  • Agroforestri Kakao 45 Ha Aktivasi lahan terlantar menjadi area demonstrasi agroforestri
  • Pemberdayaan Petani Adat 164+ Good Agriculture Practice & Good Handling Practice
  • Kolaborasi Multi-pihak 10+ Pemerintah, NGO, koperasi, petani, peneliti, sektor swasta
  • Biosphere Reserve 1 Single origin Kapuas Hulu, diakui sebagai produk cagar biosfer
  • Plant-Based 9 Varian cokelat handcrafted bean-to-bar
Pilar Pertama

Good Practices of Value Chain

Direct and transparent supply chain, from farmer's hand to your bar.

Kami menjunjung prinsip fair trade dengan memastikan rantai pasok langsung dan transparan. Komitmen kami pada ethical sourcing menjamin komunitas lokal menerima kompensasi yang adil, membangun stabilitas ekonomi jangka panjang. Lewat traceability dan praktik bisnis yang bertanggung jawab, kami memperkuat ekonomi lokal sambil menjaga integritas jaringan pasok kami.

Setiap batang Kalara dapat ditelusuri kembali ke kebun asalnya. Bukan karena trendi, tetapi karena Anda berhak tahu siapa yang menumbuhkan kakao yang sedang Anda nikmati. Lima puluh petani kakao. Dua puluh perempuan pemungut maram.

Pilar Kedua

Restoring Balance Through Agroforestry

Mengubah monokultur menjadi sistem agroforestri yang beragam.

Kami berkontribusi pada transformasi perkebunan monokultur menjadi sistem agroforestri yang beragam, melestarikan lanskap alami Kalimantan dengan mencegah konversi hutan gambut. Kami membantu menjaga keseimbangan ekologis, melindungi cadangan karbon, dan berkontribusi pada ketahanan iklim global.

Di lahan gambut Kalimantan, kami tidak menanam apa-apa, kami memungut. Buah maram tumbuh liar di sana, dan kami bekerja sama dengan kolektif perempuan setempat untuk memanennya tanpa merusak ekosistem. Hutan tetap utuh; ekonomi tetap berjalan.

Pilar Ketiga

Empowering Communities

Fair labor, no child labor, and 5% profit margin returned to community.

Inisiatif kami memprioritaskan kesejahteraan petani dan masyarakat adat, terutama perempuan. Kami secara aktif mendukung praktik kerja yang adil, tanpa pekerja anak, peningkatan keterampilan, dan program pemberdayaan ekonomi, dengan memberikan minimal 5% margin keuntungan untuk pemberdayaan komunitas.

Setiap orang dalam rantai pasok Kalara berhak atas penghidupan yang layak. Program kami mencakup pelatihan teknik, akses pasar, dan dukungan kepemimpinan komunitas yang dirancang oleh dan untuk mereka.

Hasil Hutan Kalimantan

Dari Tanah Kalimantan

Dua komoditas yang menyatukan rasa, budaya, dan komunitas Kalimantan dalam setiap rantai produksi kami.

Cacao

Empowering Farmers, Elevating Kalimantan's Cacao

Kalara Borneo bermitra dengan petani lokal untuk menghasilkan kakao berkualitas tinggi melalui praktik fair trade dan pemberdayaan komunitas. Kami memberikan pelatihan dan dukungan untuk meningkatkan keterampilan bertani, sekaligus memastikan panen yang konsisten dan premium dari jantung Kalimantan.

Maram

Partnering with Local Women to Protect Forests and Harvest Maram Fruit

Kalara Borneo bekerja erat dengan komunitas perempuan lokal untuk memanen buah maram secara berkelanjutan. Lewat edukasi dan dukungan berkelanjutan, kami membantu mencegah deforestasi sembari membuka peluang pendapatan tambahan dari sumber daya hutan alami mereka.

Aligned with the United Nations

Sustainable
Development Goals

Pekerjaan kami beririsan dengan lima tujuan pembangunan berkelanjutan PBB. Bukan karena kami mengejar sertifikat, tetapi karena prioritas yang sama berdiri di atas kebun-kebun mitra kami.

  • Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 1, No Poverty

    No Poverty

    Harga adil 2-3× di atas pasar untuk biji kakao yang difermentasi dengan baik.

  • Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 2, Zero Hunger

    Zero Hunger

    Sistem agroforestri yang menyediakan pangan beragam, buah, umbi, kakao, sepanjang tahun.

  • Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 5, Gender Equality

    Gender Equality

    Kolektif perempuan adat adalah mitra utama maram, bukan penerima manfaat.

  • Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 8, Decent Work and Economic Growth

    Decent Work

    Tidak ada pekerja anak. Jam kerja yang manusiawi. Upah yang menghormati martabat.

  • Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 13, Climate Action

    Climate Action

    Mencegah konversi hutan gambut yang menyimpan 30% karbon darat dunia.

Wirausaha Sosial

Tonggak Perjalanan Wirausaha Sosial Kami

Kami berbangga dipercaya sejumlah lembaga untuk menerima pendanaan hibah yang memperkuat dampak kami, memberdayakan komunitas lokal, dan menjaga ekosistem Kalimantan.

  1. 2021 Pionir bean-to-bar pertama Kalimantan, bermitra dengan komunitas kakao setempat.
  2. 2022 Implementasi metode fermentasi modern pertama di Kalimantan untuk meningkatkan kualitas biji kakao.
  3. 2023 Kolaborasi dengan kolektif perempuan adat, meluncurkan Exotic Maram, melindungi hutan gambut.
  4. 2024 Ekspansi ke kawasan Cagar Biosfer UNESCO di Kalimantan. Ekspor pertama ke Belanda.
  5. 2025 Top 20 PaDi Akademi Pertamina. Trade Expo Indonesia. HACCP & GMP on-progress untuk EU.
Collaborate

Collaborate With Us For Sustainability

Mari bergabung dalam perjalanan menuju keberlanjutan dan berkontribusi pada dampak yang lebih besar. Dengan memilih produk dan layanan kami, Anda mendukung pembangunan komunitas dan turut menjaga lingkungan.

OK