Rumah Produksi

Dari Biji Sampai Batang, di Satu Atap

Bean-to-Bar · Pontianak · Halal · BPOM · GMP · HACCP

Bean-to-bar berarti satu pihak bertanggung jawab atas seluruh rantai, dari biji sampai batang. Di Kalara Borneo, pihak itu adalah kami sendiri.

Tidak ada tahap yang dikirim keluar. Biji datang dari kebun mitra di Kalimantan, lalu diolah sampai selesai di rumah produksi kami di Pontianak. Rantai yang pendek memudahkan penelusuran, dan membuat kesalahan mutu bisa ditelusuri sampai lot bijinya.

Tahap Produksi

Tujuh Tahap dari Biji ke Batang

  1. Staf memeriksa biji kakao yang dibelah pada papan uji potong

    Sortasi

    Biji dipisahkan dari benda asing, biji pecah, dan biji berjamur. Setiap lot diuji potong untuk memastikan fermentasinya penuh.

  2. Biji kakao disangrai di dalam oven, memerah oleh panas

    Sangrai

    Suhu dan durasi disetel berbeda untuk tiap origin. Biji berkarakter buah disangrai lebih ringan agar nadanya tidak hilang.

  3. Nib kakao dituang dari sekop setelah kulit arinya dipisahkan

    Winnowing

    Kulit ari dipisahkan dari nib. Sisa kulit yang terbawa akan terasa sepat di batang jadinya, jadi tahap ini tidak boleh terburu-buru.

  4. Staf menuang nib kakao ke dalam melangeur untuk digiling jadi massa cokelat

    Refining

    Nib digiling bersama gula aren sampai partikelnya cukup halus untuk tidak terasa berpasir di lidah.

  5. Cokelat cair yang sudah halus dan mengkilap berputar di dalam melangeur

    Conching

    Adonan diaduk berjam-jam untuk melepas asam berlebih dan meratakan rasa. Lama conching menentukan seberapa bulat rasa akhirnya.

  6. Cokelat yang sudah ditemper diangkat dengan sudip dari mesin temper

    Tempering

    Kristal lemak kakao dibentuk pada suhu terkendali. Ini yang membuat cokelat mengilap dan berbunyi renyah saat dipatahkan.

  7. Batang cokelat melewati mesin pengemas di rumah produksi

    Cetak dan Kemas

    Dicetak, didinginkan, lalu dikemas dengan kode lot yang bisa ditelusuri kembali ke kebun asalnya.

Staf merakit kemasan cokelat Kalara Borneo, tempat kode lot dicetak
Kendali Mutu

Satu Kode Lot, Satu Kebun

Setiap batang membawa kode lot yang menunjuk ke satu batch biji, dan batch itu menunjuk ke kebun serta musim panennya. Kalau ada keluhan rasa, kami bisa membuka catatan sangrai dan catatan fermentasi lot tersebut, bukan menebak.

Produk kami bersertifikat Halal dan terdaftar di BPOM. Keduanya syarat masuk ritel modern, tapi yang lebih sering menolong justru catatan internalnya: tanpa itu, perbaikan mutu hanya jadi dugaan.

Chef pastry mengolah couverture Kalara Borneo di dapur profesional
Kapasitas

Melayani Dapur, Bukan Hanya Rak Toko

Selain batang eceran, rumah produksi kami mengerjakan couverture dan cacao mass untuk hotel, kafe, dan patisserie. Formatnya menyesuaikan kebutuhan dapur: fluiditas, titik leleh, dan kadar gula bisa disetel di rentang tertentu.

Untuk pesanan berulang, kami mengunci profil sangrai dan formulasi supaya batch berikutnya konsisten dengan batch sebelumnya. Konsistensi ini yang biasanya dicari dapur profesional, lebih dari sekadar nilai persentase kakao.

Standar Rumah Produksi

Diproduksi di Fasilitas Bersertifikat

  • Halal Indonesia Tersertifikasi
  • BPOM RI Tersertifikasi
  • HACCP Tersertifikasi
  • GMP Tersertifikasi
Lihat Langsung

Datang dan Lihat Prosesnya Sendiri

Chocolate tour membuka rumah produksi untuk umum. Untuk kebutuhan couverture dan private label, jalurnya lewat kemitraan.

OK